Sistem Informasi Manajemen
Erfan Rusdi S.Kom
PENGETAHUAN DASAR SISTEM INFORMASI
A. KONSEP DASAR SISTEM
Definisi sistem :
Menurut Gordon B Davis Sistem adalah seperangkat unsur unsur yang terdiri dari manusia, alat konsep dan proseduryang dihimpun untuk maksud dan tujuan bersama.
Menurut Raymond Mc Leod Sistem adalah sekelompok elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan.
Karakteristik sistem :
1. Komponen
2. Lingkungan luar
3. Batasan
4. Jalinan /interface
5. Input
6. Proses
7. Output
8. Tujuan
B. KONSEP DASAR INFORMASI
Definisi Datai:
Data merupakan kumpulan huruf atau angka yang belum diolah sehingga tidak memiliki arti.
Definisi Informasi
Informasi adalah data yang telah diolah menjadi bentuk yanglebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya.
Menurut Gordon B Davis konsep sistem informasi
terdiri dari :
1. Konsep sistem
2. Konsep informasi
3. Konsep manajemen
4. Manusia sebagai pengolah informasi
5. Konsep pengambilan keputusan
6. Nilai Informasi
Menurut Gordon B Davis komponen sistem informasi
terdiri dari :
1. Perangakat keras
2. Perangakat lunak
3. Database
4. Prosedur
5. Personil
Definisi Sistem Informasi:
Suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi yang bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan pihak luar tertentu dengan laporan yang diperlukan.
C. SIKLUS HIDUP SISTEM
Siklus hidup sistem merupakan suatu proses evolusioneryang diikuti dalam menerapkan sistematau sub sistem Informasi berbasis komputer.
Tahapan-tahapan dalam siklus hidup sistem :
- Perencanaan
- Analisis
- Rancangan
- Penerapan
- Penggunaan
D. KONSEP DASAR MANAJEMEN
A. Dimana manajer ditemukan
Manajer dapat ditemukan dimana-mana, tetapi perlu disadari bahwa mereka ada diberbagai tngakt dan dalam berbagai bidang fungsional didlm perusahaan.
B. Tingkatan manajemen
Tingkatan manajer di dalam organisasi adalah :
1. Tingkat perencanaan strategis
2. Tingkat pengendalian manajemen
3. Tingkat pengendalian operasional
C. Bidang Fungsional
Bidang fungsional perusahaan terdiri dari 3 ( tiga) bidang utama yakni :
1. Pemasaran
2. Manufaktur
3. Keuangan
D. Apa yang dilakukan para manajer
Fungsi manajemen menurut Henri Fayol :
1. Planning
2. Organizing
3. Staffing
4. Directing
5. Controling
- Peran manajerial
1. Interpersonal ( peran antar pribadi)
a. Figurehead ( kepala)
b. Leader ( pemimpin)
c. Liasion ( penghubung)
2. Peran Informasi
a. Monitor ( pemantau)
b. Disseminator ( pewarta)
c. Spokesperson ( juru bicara)
3. Peran Keputusan
-
- Entrepreneur (wirausaha)
- Disturbance handler
- Resource allocation
- Negotiator
4. Keahlian Manajer
-
- Keahlian komunikasi
- Keahlian pemecahan masalah
5. Pengetahuan Manajemen
-
- Mengerti komputer
- 2. Mengerti Informasi
- Manajer dan sistem

G. END USER COMPUTING ( EUC )
EUC adalah pengembangan seluruh atau sebagian sistem Berbasis komputer oleh user.
EUC berkembang karena 4 (empat) alasan :
1. Meningkatnya pengetahuan tentang computer
2. Antrian jasa informasi
3. Perangkat keras yang murah
4. Perangkat lunak jadi
End User dikelompokkan menjadi empat golongan berdasarkan kemampuan komputer yang dimiliki, yaitu :
1. Pemakai Akhir Tingkat Menu
2. Pemakai Akhir Tingkat Perintah
3. Pemakai Akhir Tingkat Programmer
4. Personil Pendukung Fungsional
Manfaat EUC adalah :
1. Pemindahan beban kerja
2. Kesenjangan komunikasi
Resiko End User Computing :
1. Sistem yang buruk sasarannya
2. Sistem yang buruk rancangan dan dokumentasinya
3. Penggunaan sumber daya informasi yang tidak efisien
4. Hilangnya integrasi data
5. Hilangnya keamanan
6. Hilangnya pengendalian
H. MANAJEMAN INFORMASI
Seluruh aktivitas memperoleh informasi, menggunakan seefektif mungkin dan membuangnya pada saat yang tepat.
1. Jenis-jenis Sumber Daya Informasi :
1. Hardware
2. Software
3. Para Spesialis Informasi
4. Pemakai
5. Fasilitas
6. Database
7. Informasi
2. Pengelolaan Sumber daya Informasi
1. CEO ( Chief Executive Officer )
Orang yang memiliki pengaruh paling kuat dalam operasi perusahaan.
Contohnya direktur utama atau ketua dewan direksi
2. CIO ( Chief Information Officer )
Manajer jasa informasi yang menyumbangkan keahlian manajerialnya tidak hanya untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan sumber daya informasi tetapi juga area operasi perusahaan lainnya.
3. Perencanaan Stategis Sumber Daya Informasi

4. Delapan Elemen Lingkungan Perusahaan :
1. Pemerintah
2. Masyarakat global
3. Pelanggan
4. Pesaing Perusahaan
5. Pemegang saham/pemilik
6. Serikat kerja
7. Pemasok
8. Masyarakat keuangan
I. PERHATIAN PADA MANAJEMEN INFORMASI
- Kompleksitas Kegiatan Bisnis
a. Pengaruh ekonomi internasiol
b. Persaingan dunia
c. Meningkatnya kerumitan teknologi
d. Batas waktu yang semakin singkat
e. Kendala kendala sosial
- Kemampuan komputer yg semakin baik
Perkembangan komputer mulai dari generasi I sampai dengan V ( pentium).
Evolusi Komputer
a. Era Komputer
1. Facus of philosopy : Data Processing
2. Adminstrative framework : Regulated monopoly
3. Primary target : Organizational
4. Justification Purposes : Productivity effeiciency
b. Era Teknologi Informasi
1. Focus of philosopy : end-user computing
2. Administrative framework : Free market
3. Primary target : Individual
4. Justification purposes : effectiveness
c. Era Teknologi Informasi
1. Focus of philosopy : end-user computing
2. Administrative framework : Free market
3. Primary target : Individual
4. Justification purposes : effectiveness
d. Era Sistem Informasi
1. Focus of philosopy : Strategic system
2. Administrative framework : Regulated free market
3. Primary target : Business process
4. Justification purposes : Competitive advantage
e. Era Globalisasi Informasi
1. Focus of philosophy : Business transformation enabler
2. Administrative framework : Globalization
3. Primary target : Dynamic system
4. Justification purpose : Adaptivity
ELEKTRONIK DATA PROCESSING
A. TEKNOLOGI KOMPUTER
1. Alat Input
Alat yang digunakan untuk menerima input
Alat input terbagi menjadi :
a. Alat input langsung, terdiri dari :
- Keyboard
- Pointing device
- Scanner
- Sensor
b. Alat input tidak langsung
- Key-to-card
- Key-to-tape
- Key-to-disk
2. Alat pemroses ( CPU )
Alat dimana instruksi-instruksi program diproses untuk mengolah
data yang sudah dimasukkan lewat alat input dan hasilnya akan
ditampilkan di alat output.
Alat pemroses terdiri dari :
a. Control Unit ( CU )
b. Arithmatic Logical Unit ( ALU )
c. Memory
3. Alat output
Alat untuk menampilkan hasil dari proses komputer.
Alat Output terdiri dari :
a. Hard copy device
b. Soft copy device
c. Drive device
a. Batch Processing
Teknik pengolahan data dimana data dikumpulkan terlebih dahulu dalam periode tertentu.
b. Online Processing
Data hasil transaksi dapat langsung mengubah isi file yang ada di dalam database.
B. SISTEM KOMUNIKASI DATA
a. Offline System
Data tidak langsung diolah CPU
b. Online System
Data langsung diolah oleh CPU
c. Online, Real Time System
Data langsung diproses oleh CPU dan memungkinkan menghemat
waktu pengumpulan dan distribusi data.
C. JARINGAN KOMPUTER
Jenis-jenis Jaringan Komputer :
- Local Area Network ( LAN )
Network yang terbatas dalam jarak / area setempat ( lokal ) LAN terdiri dari :
a. High Speed Network
b. Medium Speed Network
c. Low Speed Network
- Metropolitan Area Netork ( MAN )
Merupaka versi LAN yang berukuran lebih besar, dapat mencakup kantor-kantor yang berdekatan / sebuah kota, dapat berhubungan dengan jaringan TV kabel.
- Wide Area Network ( WAN )
Mencakup daerah geografis yang luas ( negara / benua ).
- Jaringan Tanpa Kabel
Komputer notebook, Personal Digital Assistant ( PDA ) Jaringan tanpa kabel memiliki manfaat untuk membuat kantor portable dan melaksanakan kegiatan militer.
- Intranet
Merupakan sebuah jaringan yang dibangun berdasarkan teknologi internet yang di dalamnya terdapat basis arsitektur berupa aplikasi web dan teknologi komunikasi data.
- Internet
Sebuah sistem komunikasi global yang menghubungkan komputer- komputer dan jaringan-jaringan komputer di seluruh dunia.
- Ekstranet
Mengekspose sebagian dari internal jaringannya ke komunitas diluar.
OTOMATISASI KANTOR
Pendahuluan
Otomatisasi Kantor merupakan sebuah rencana untuk menggabungkan teknologi tinggi melalui perbaikan proses pelaksanaan pekerjaan demi meningkatkan produktifitas pekerjaan.Otomatisasi kantor dimulai pada tahun 1964, ketika IBM memasarkan mesin yang disebut MT/ST ( magnetik Tape/ SelecticTypewriter).
OA mencakup semua sistem formal dan informal yang terutama
berkaitan dengan komunikasi informasi ke dan dari organisasi didalam maupun diluar perusahaan mencakup :
1. Sistem elektronik formal & informal
2. Komunikasi informasi
3. Orang-orang di dalam dan diluar perusahaan
A. PENGGUNA OTOMATISASI KANTOR
OA digunakan oleh semua orang yang bekerja di dalam kantor, namun ada empat kategori yang menggunakan OA, yaitu :
- Manajer
- Profesional
- Sekretaris
- Pegawai Administratif
B. TIGA TUJUAN OA yang harus diraih :
1. Penggabungan dan penerapan teknologi
2. Memperbaharui proses pelaksanaan pekerjaan dikantor
3. Meningkatkan produktifitas pekerjaan & efektifitas pekerjaan
C. APLIKASI OA
- Sistem Pengolahan Kata

- Sistem Surat Eletronik

- Sistem Kalender Elektronik

- Transmisi Faksimili

- Voice Mail
- Konferensi Audio
- Konferensi Video
- Konferensi Komputer
- Videotex
- Pencitraan
- Desktop Publishing
D. DAMPAK KANTOR VIRTUAL
1. Keuntungan kantor virtual :
1. Pengurangan biaya fasilitas
2. Pengurangan biaya peralatan
3. Jaringan komunikasi formasl
4. Pengurangan pengentian kerja
5. Kontribusi sosial
2. Kerugian Kantor Virtual :
1. Rasa tidak memiliki
2. Takut kehilangan pekerjaan
3. Semangat kerja yang rendah
4. Ketegangan keluarga
3. Strategi Kantor Virtual Yang Disarankan :
1. Sediakan sumber daya komputer
2. Sediakan akses kesumber daya informasi
3. Sediakan perlengkapan non komputer
4. Gunakan konferensi telpon
4. Kombinasi OA Bagi Seorang Manajer :
1. Jenis organisasi
2. Pilihan pribadi manajer
3. Sumber daya OA yg tersedia
SISTEM PAKAR
Pendahuluan
Subsistem CBIS yang menarik paling banyak perhatian dari ilmuwan Komputer dan spesialis informasi.
Sistem Pakar merupakan Sub Sistem CBIS yang menarik, terdiri dari :
1. Sistem berbasis pengetahuan (knowledge based system)
2. Kecedasan buatan ( artificial Intelligent)
Bentuk sistem berbasis pengetahuan yang populer adalah sistem pakar (expert system) yang mempunyai 4 bagian utama yaitu :
1. User interface
2. Inference engine
3. Devolopment engine
4. Knowlagde base
A. MODEL SISTEM PAKAR

B. KOMPONEN SISTEM PAKAR
1. User Interface
User interface memungkinkan manajer untuk memasukkan instruksi dan informasi ke dlm sistem pakar dan menerima informasi dari sistem pakar.
a. Input Sistem Pakar
User interface dirancang untuk mempermudah dialog dua arah antara sistem & pemakai dgn menampilkan teknik tanya-jawab dan pengisian formulir kemudian muncul bahasa perintah dan menu speadsheet elektronik dan sistem manajemen data base (DBMS)
b. Output Sistem Pakar
Sistem Pakar dirancang untuk menyarankan pemecahan. Pemecahan ini dilengkapi dengan penjelasan :
Ø Penjelasan atas pertanyaan
Ø Penjelasan atas penyelesaian masalah
2. Knowledge Base
Knowlage base memuat fakta-fakta yang menjelaskan area masalah dan juga teknik menerangkan masalah yang menjelaskan bagaimana fakta fakta tersebut cocok satu sama lain dalam urutan yang logis.
3. Inferance Engine
Bagian dari Sistem Pakar yang melakukan penalaran dengan menggunakan knowledge base berdasarka urutan tertentu.
a. Penaran Maju
Penalaran maju disebut juga forward chaining dimana sistem pakar akan menguji apakah setiap kondisi benar atau salah.
b. Penalaran Mundur
Penalaran mundur disebut juga backward chaining yaitu pemilihan suatu aturan dan menganggapnya sebagai masalah yang harus diselesaikan.
Membandingkan Penalaran Maju & Penalaran Mundur
Penalaran mundur bergerak lebih cepat dari penalaran maju karena penalaran mundur tidak harus mempertimbangkan semua aturan dan tidak membuat beberapa putaran melalui perangkat atauran.
Penalaran mundur sangat sesuai jika:
Ø Terdapat variabel sasaran berganda ( multiple goal variable)
Ø Terdapat banyak aturan
Ø Semua atau hampir semua aturan tidak harus diuji dalam proses mencapai pemecahan.
4. Development Engine
Komponen utama sisem pakar adalah development engine, yang digunakan untuk menciptakan sistem pakar. Ada 2 pendekatan dasar yakni :
1. Bahasa Pemrograman
2. Shell sistem pakar
5. Kecerdasan Buatan
Kecerdasan buatan (artificial Intelligence A/I) adalah : Kegiatan memberikan pada mesin ( komputer) kemampuan untuk menampilkan prilaku yang dianggap cerdas.AI pertama kali diperkenalkan pada tahun 1956 dgn program komputer pertama disebut logic theorist ( pembuktian teorima kalkulus). AI sedang diterapkan dibidang bisnis dalam bentuk sistem berbasis pengetahuan ( knowledge base system), jenis yang paling popular adalah program komputer yang memcoba untuk mewakili pengetahuan aturan yakni aturan praktis ( rule of thumb) dan aturan dugaan ( rule of good guessing).
C. KEUNTUNGAN SISTEM PAKAR BAGI MANAJER
- Mempertimbangkan lebih banyak alternatif
- Menerapkan logika yang lebih tinggi
- Menyediakan lebih banyak waktu untuk mengevaluasi hasil keputusan
- Membuat keputusan yang lebih konsisten
Keuntungan Sistem Pakar bagi Perusahaan :
1. Kinerja perusahaan yang lebih baik
2. Mempertahankan pengendalian atas pengetahuan perusahaan
Kerugian Sistem Pakar :
- Tidak dapat menangani pengetahuan yang tidak konsisten
- Sistem Pakar tidak dapat menerapkan penilaian dan intuisi
SISTEM PAKAR
Pendahuluan
Subsistem CBIS yang menarik paling banyak perhatian dari ilmuwan Komputer dan spesialis informasi.
Sistem Pakar merupakan Sub Sistem CBIS yang menarik, terdiri dari :
1. Sistem berbasis pengetahuan (knowledge based system)
2. Kecedasan buatan ( artificial Intelligent)
Bentuk sistem berbasis pengetahuan yang populer adalah sistem pakar (expert system) yang mempunyai 4 bagian utama yaitu :
1. User interface
2. Inference engine
3. Devolopment engine
4. Knowlagde base
A. MODEL SISTEM PAKAR

B. KOMPONEN SISTEM PAKAR
1. User Interface
User interface memungkinkan manajer untuk memasukkan instruksi dan informasi ke dlm sistem pakar dan menerima informasi dari sistem pakar.
a. Input Sistem Pakar
User interface dirancang untuk mempermudah dialog dua arah antara sistem & pemakai dgn menampilkan teknik tanya-jawab dan pengisian formulir kemudian muncul bahasa perintah dan menu speadsheet elektronik dan sistem manajemen data base (DBMS)
b. Output Sistem Pakar
Sistem Pakar dirancang untuk menyarankan pemecahan. Pemecahan ini dilengkapi dengan penjelasan :
Ø Penjelasan atas pertanyaan
Ø Penjelasan atas penyelesaian masalah
2. Knowledge Base
Knowlage base memuat fakta-fakta yang menjelaskan area masalah dan juga teknik menerangkan masalah yang menjelaskan bagaimana fakta fakta tersebut cocok satu sama lain dalam urutan yang logis.
3. Inferance Engine
Bagian dari Sistem Pakar yang melakukan penalaran dengan menggunakan knowledge base berdasarka urutan tertentu.
a. Penaran Maju
Penalaran maju disebut juga forward chaining dimana sistem pakar akan menguji apakah setiap kondisi benar atau salah.
b. Penalaran Mundur
Penalaran mundur disebut juga backward chaining yaitu pemilihan suatu aturan dan menganggapnya sebagai masalah yang harus diselesaikan.
Membandingkan Penalaran Maju & Penalaran Mundur
Penalaran mundur bergerak lebih cepat dari penalaran maju karena penalaran mundur tidak harus mempertimbangkan semua aturan dan tidak membuat beberapa putaran melalui perangkat atauran.
Penalaran mundur sangat sesuai jika:
Ø Terdapat variabel sasaran berganda ( multiple goal variable)
Ø Terdapat banyak aturan
Ø Semua atau hampir semua aturan tidak harus diuji dalam proses mencapai pemecahan.
4. Development Engine
Komponen utama sisem pakar adalah development engine, yang digunakan untuk menciptakan sistem pakar. Ada 2 pendekatan dasar yakni :
1. Bahasa Pemrograman
2. Shell sistem pakar
5. Kecerdasan Buatan
Kecerdasan buatan (artificial Intelligence A/I) adalah : Kegiatan memberikan pada mesin ( komputer) kemampuan untuk menampilkan prilaku yang dianggap cerdas.AI pertama kali diperkenalkan pada tahun 1956 dgn program komputer pertama disebut logic theorist ( pembuktian teorima kalkulus). AI sedang diterapkan dibidang bisnis dalam bentuk sistem berbasis pengetahuan ( knowledge base system), jenis yang paling popular adalah program komputer yang memcoba untuk mewakili pengetahuan aturan yakni aturan praktis ( rule of thumb) dan aturan dugaan ( rule of good guessing).
C. KEUNTUNGAN SISTEM PAKAR BAGI MANAJER
- Mempertimbangkan lebih banyak alternatif
- Menerapkan logika yang lebih tinggi
- Menyediakan lebih banyak waktu untuk mengevaluasi hasil keputusan
- Membuat keputusan yang lebih konsisten
Keuntungan Sistem Pakar bagi Perusahaan :
1. Kinerja perusahaan yang lebih baik
2. Mempertahankan pengendalian atas pengetahuan perusahaan
Kerugian Sistem Pakar :
- Tidak dapat menangani pengetahuan yang tidak konsisten
- Sistem Pakar tidak dapat menerapkan penilaian dan intuisi
DECISION SUPPORT SYSTEM
A. Konsep DSS
Dimulai akhir tahun 1960 dengan timesharing komputer yaitu untuk Pertama kalinya seseorang dapat berinteraksi langsung dengan Komputer tanpa harus melalui spesialis informasi.Istilah DSS diciptakan pada tahun 1971 oleh Anthony Gory dan Scott Morton untuk mengarahkan aplikasi komputer pada pengambilan Keputusan manajemen.
B. Tujuan DSS
- Membantu manajemen membuat keputusan untuk memecahkan masalah semi terstruktur
- Mendukung penilaian manajer bukan mencoba menggantikannya.
- Meningkatkan efektifitas pengambilan keputusan manager
Tiga Prinsip dasar DSS :
1. Struktur masalah
2. Dukungan Keputusan
3. Efektivitas Keputusan
C. Konsep Keputusan
Keputusan merupakan rangkaian tindakan yang perlu diikuti dalam Memecahkan masalah untuk menghindari atau mengurangi dampak Negatif atau untuk memanfaatkan kesempatan.
Jenis-jenis Keputusan menurut Herbert A. Simon :
1. Keputusan terprogram
2. Keputusan tidak terprogram
Tahapan Pengambilan Keputusan menurut Simon :
1. Kegiatan intelligen
2. Kegiatan merancang
3. Kegiatan memilih
4. Kegiatan menelaah
D. Struktur Masalah

Terstruktur Semi Tidak Terstruktur
Terstruktur(DSS)

E. Sistem Pendukung Keputusan Kelompok
1. Konsep Gdss
GDSS adalah suatu sistem berbasis komputer yang mendukung Kelompok-kelompok orang yang terlibat dalam suatu tugas ( tujuan) bersama dan yang menyediakan interfce bagi suatu lingkungan yang digunakan bersama. GDSS disebut juga :
1. Group Support System ( GSS)
2. Computer Supported Cooperative Work (CSCW)
3. Computerized Collaborative Work Support
4. Elektronik Meeting System
Asumsi yang mendasari GDSS adalah komunikasi yang baik memungkinkan keputusan yang lebih baik
Pengaturan GDSS adalah :
1. Ruang keputusan
2. Jaringan keputusan
3. Pertemuan legislatif
4. Konferensi bermedia komputer
SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA)
Pendahuluan
Ø Sistem Informasi Akuntansi merupakan suatu sistem yang bertugas Mengumpulkan data yang menjelaskan kegiatan perusahaan, Mengubah data tersebut menjadi informasi, serta menyediakan Informasi bagi pemakai didalam maupun diluar perusahaan.
Ø Pengolahan Data adalah suatu kegiatan memanipulasi atau mentransformasi simbol-simbol seperti angka dan abjad untuk tujuan meningkatkan kegunaannya.
Ø SIA adalah satu-satunya CBIS yang bertanggungjawab memenuhi kebutuhan informasi di luar perusahaan.
Ø SIA bertanggungjawab memenuhi kebutuhan informasi bagi tiap-tiap elemen lingkungan kecuali PESAING.
A. MODEL SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

B. TUGAS PENGOLAHAN DATA
SIA Melakukan Empat Tugas Pengolah Data :
1. Pengumpulan data
2. Manipulasi data, terdiri dari :
a. Pengklasifikasian
b. Pengurutan
c. Pengitungan
d. Pengikhtisaran
3. Penyimpanan data
4. Penyiapan dokumen.
C. KARAKTERISTIK SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
Ada Beberapa Karakteristik SIA Yakni :
1. Melaksanankan tugas yang diperlukan
2. Berpegang pada prosedur yang relatif standar
3. Menangani data yang rinci
4. Terutama berfokus historis
5. Menyediakan informasi pemecahan masalah
Contoh Sistem Informasi akuntansi adalah sistem distribusi barang.(setiap dosen diharapkan untuk menguraikan contoh SIA untuk didiskusikan)
SISTEM INFORMASI MANUFAKTUR
PENDAHULUAN
• Sistem Informasi Manufaktur adalah salah satu subsistem CBIS yang menyediakan informasi mengenai operasi perusahaan.
• Output dari Sistem Informasi Manufaktur digunakan untuk menciptakan dan mengoperasikan sistem produk fisik Perusahaan.
• Manajemen manufaktur menggunakan komputer baik sebagai sistem konseptual maupun sebagai suatu elemen dalam sistem produksi fisik.
Computer Aided Design, Computer Aided Manufacturing dan Robotik menggambarkan cara menggukan teknologi komputer dalam sistem fisik.
A. MODEL SISTEM INFORMASI MANUFAKTUR

- Sub Sistem Input
a. Sistem informasi akuntansi
Mengumpulkan data intern yang menjelaskan operasi manufaktur dan data lingkungan yang menjelaskan transaksi perusahaan dengan pemasok.
b. Subsistem Industrial Engineering
Terdiri dari proyek-proyek pengumpulan data khusus dari dalam perusahaan yang menetapkan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk suatu produksi.
c. Subsisten Intelijen Manufaktur
Mengumpulkan data dari lingkungan.
- Subsistem Output
a. Subsistem Produksi
Mengukur produksi dalam hal waktu, menelusuri arus kerja dari satu langkah ke langkah berikutnya.
b. Subsistem Persediaan
Mengukur volume aktivitas produksi saat persediaan diubah dari bahan mentah menjadi barang jadi.
c. Subsistem Kualitas
Mengukur kualitas material saat material tersebut diubah.
d. Subsistem Biaya
Mengukur biaya yang terjadi selama proses produksi.
B. KOMPUTER SEBAGAI BAGIAN DARI SISTEM FISIK
1. Compute Aided Design
CAD melibatkan pengguna komputer untuk membantu rancangan produk yang akan dimanufaktur. CAD disebut juga CAE ( Computer aided enginering )
2. Computer aided manufacturing
CAM adalah penerapan komputer dalam produksi
3. Robotik
Robotik melibatkan pengguna robot industrial (industrial robots – IR), alat yang secara otomatik melaksanakan tugas tertentu dalam proses manufaktur.
C. KOMPUTER SEBAGAI SISTEM INFORMASI
1. Sistem pemasanan kembali (Re-Order Point/ ROP)
ROP merupakan suatu strategi yang reaktif, maksudnya menunggu hingga saldo suatu jenis barang mencapai tingkat tertentu dan kemudian memicu pesanan pembelian.
2. Material Requirements Planning
MRP dikembagkan pada than 1960-an oleh Joseph Orlicky dari J.I case company. MRP adalah suatu strategi material proaktif yaitu mengidenti-fikasikan material, jumlah dan tanggal yang dibutuhkan
MRP memiliki 4 ( empat ) komponen yakni :
a. Sistem penjadwalan produksi
b. Sistem material requirement planning
c. Sistem capacity requrement planning
d. Sistem pelepasan pesanan
Manfaat MRP adalah :
a. Perusahaan dapat mengelola materialnya secara lebih efisien
b. Perusahaan dapat menghindari kehabisan persediaan barang
c. Perusahaan mengetahui kebutuhan material dimasa depan
d. Pembeli dapat merundingkan perjanjian pembeli dengan pemasok
3. Manufacturing Resource Planning ( MRP II)
Mengintegrasikan semua proses di dalam manufaktur yang berhubungan dengan manajemen material.
Manfaat MRP II :
a. Penggunaan sumber daya yang lebih efisien
b. Perencanaan prioritas yang lebih baik
c. Pelayanan pelanggan yang meningkat
d. Semangat kerja pegawai meningkat
e. Informasi manajemen yang lebih baik
4. Pendekatan Just – In – Time
Pendekatan just – in – time (JIT) menjaga arus material melalui pabrik hingga minimum dengan menjadwalkan material agar tiba di stasiun kerja “ tepat pada waktunya” Tujuannya adalah agar meminimumkan biaya persediaan dan biaya penanganan (keamanan dan asuransi).
SISTEM INFORMASI KEUANGAN (SIK)
PENDAHULUAN
Sistem Informasi Keuangan merupakan suatu sub sistem dari CBIS yang memberikan informasi kepada orang atau kelompok baik di dalam maupun di luar perusahaan mengenai masalah keuangan perusahaan.
A. MODEL SISTEM INFORMASI KEUANGAN

- Subsistem Input Sistem Informasi Keuangan
a. Sistem Informasi Akuntansi
Menyediakan data akuntansi yang berupa catatan mengenai segala sesuatu yang terjadi dalam perusahaan
b. Subsistem Audit Internal
Auditor bertugas mengaudit/memeriksa catatan akuntansi untuk menguji kebenarannya. Auditor terbagi menjadi dua untuk kantor akuntansi publik.
Ø Auditor Ekternal : Auditor yang bekerja
Ø Auditor Internal : Auditor yang dimiliki sendiri oleh perusahaan.
Posisi Audit Internal Dalam Organisasi

Sifat pekerjaan Auditor Internal
Ø Obyektivitas
Ø Independen
Jenis-jenis Audit Internal :
1. Audit Keuangan
Menguji akurasi catatan keuangan perusahaan.
2. Audit Operasional
Memeriksa efektivitas prosedur
3. Audit Kesesuaian
Memeriksa efektivitas prosedur secara berkelanjutan
4. Rancangan sistem pengendalian Internal
Auditor internal berpartisipasi aktif dalam pengembangan sistem
c. Subsistem Intelijen Keuangan
Mengidentifikasi sumber-sumber terbaik modal tambahan dan investasi terbaik bagi kelebihan dana.
- Subsistem Output Sistem Informasi Keuangan
a. Subsistem Peramalan
Membuat perhitung untuk beberapa tahun ke depan.
b. Subsistem Manajemen Dana
Mengatur dan mengelola arus uang.
c. Subsistem Pengendalian
Manajer diberikan sejumlah anggaran operasional yaitu sejumlah dana yang tersedia untuk digunakan dalam memenuhi tujuan operasional.
B. PROSES PENGANGGARAN
Proses Pembuatan Anggaran
- Pendekatan dari atas ke bawah
Eksekutif yang menentukan jumlah anggaran dan kemudian menekankan jumlah tersebut pada tingkat yang lebih rendah.
- Pendekatan dari bawah ke atas
Proses penganggaran dimulai pada tingkat organisasi terendah.
- Pendekatan partisipasi
Pihak yang akan menerima dana ikut berpartisipasi dalam menentukan tingkat dana.
Proses Penganggaran

SISTEM INFORMASI PEMASARAN (SIP)
Pendahuluan
v Definisi Pemasaran
Kegiatan perorangan dan organisasi yang memudahkan dan mempercepat hubungan pertukaran dalam lingkungan yang dinamis melalui penciptaan, pendistribusian, promosi, dan penentuan harga barang, jasa, dan gagasan.
v Sistem Informasi Pemasaran
Merupakan subset dari CBIS yang menyediakan informasi untuk memecahkan masalah pemasaran perusahaan
A. PRINSIP-PRINSIP PEMASARAN
Bauran pemasaran merupakan suatu strategi pemasaranyang terdiri dari gabungan unsur-unsur :
1. Produk
2. Promosi
3. Tempat
4. Harga
B. EVOLUSI SISTEM INFORMASI PEMASARAN
1. Intelijen pemasaran
2. Informasi pemasaran intern
3. Komunikasi pemasaran
C. MODEL SISTEM INFORMASI PEMASARAN

1. Subsistem Input Sistem Informasi Pemasaran
a. Sistem Informasi Akuntansi
Mengumpulkan data yang menjelaskan transaksi pemasaran.
b. Subsistem Penelitian Pemasaran
Melakukan penelitian khusus mengenai operasi pemasaran untuk tujuan mempelajari kebutuhan konsumen dan meningkatkan efisiensi pemasaran.
c. Subsistem Intelijen Pemasaran
Mengumpulkan informasi dari lingkungan luar.
2. Subsistem Output Sistem Informasi Pemasaran
a. Subsistem Produk
Menyediakan informasi tentang produk yang dihasilkan.
b. Subsistem Tempat
Menyediakan informasi tentang jaringan distribusi.
c. Subsistem Promosi
Menyediakan informasi tentang kegiatan periklanan dan penjualan langsung.
d. Subsistem Harga
Menyediakan informasi yang membantu manajer dalam membuat keputusan harga.
e. Subsistem Bauran Pemasaran
Memungkinkan manajer untuk mengembangkan strategi dengan mempertimbangkan unsur 4P.
SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA (SISDM)
Pendahuluan
v Definisi Sistem Informasi SDM
Sistem yang digunakan dalam mengelola personil yang ada didalam perusahaan.
v Fungsi SDM
SDM merupakan departemen atau divisi di dalam organisasi yang bertanggungjawab atas banyak kegiatan yang berhubungan dengan SDM.
A. KEGIATAN UTAMA SDM
1. Perekrutan dan Penerimaan
SDM membantu menerima pegawai baru dengan memasang iklan lowongan kerja, melakukan wawancara dan mengurus test seleksi bagi pegawai.
2. Pendidikan dan Pelatihan
SDM mengatur berbagai program pendidikan dan pelatihan yang diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keahlian kerja pegawai.
3. Manajemen Data
SDM menyimpan database yang berhubungan dengan pegawai dan memproses data tersebut untuk memenuhi kebutuhan informasi pemakai.
4. Penghentian dan Administrasi Tunjangan


1. Subsistem Input Sistem Informasi SDM
a. Sistem Informasi Akuntansi
Data yang diolah terdiri dari data personil dan data keuangan.
b. Subsistem Penelitian SDM
Mengumpulkan data melalui proyek penelitian khusus seperti penelitian suksesi, analisis dan evaluasi jabatan dan penelitian keluhan.
c. Subsistem Intelijen SDM
Mengumpulkan data yang berhubungan dengan SDM dari lingkungan perusahaan.
Database SISDM
Data yang tersimpan dalam database SISDM terdiri dari data pegawai dan data non-pegawai.
2. Subsistem Output SISDM :
a. Subsistem Angkatan Kerja
Semua kegiatan yang memungkinkan manajemen untuk mengidentifikasikan kebutuhan pegawai dimasa depan.
b. Subsistem Perekrutan
Melakukan kegiatan perekrutan.
c. Subsistem Manajemen Angkatan Kerja
Menggunakan aplikasi untuk mengetahui usaha pengembangan angkatan kerja yang sudah dilakukan
d. Subsistem Kompensasi
Melakukan proses penggajian.
e. Subsistem Tunjangan
Menyediakan pakettunjangan baik bagi pegawai yang masih bekerja maupun yang pensiun.
f. Subsistem Pelaporan Lingkungan.
Ditujukan untuk memenuhi tanggung jawab kepada pihak yang berkepentingan diluar perusahaan.
SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF (SIE)
Pendahuluan
• Eksekutif
Manajer pada tingkat atas dari struktur organisasi yang berpengaruh kuat pada perusahaan dan terlibat dalam perencanaan strategis dan menetapkan kebijakan perusahaan.
• Sistem Informasi Eksekutif
Merupakan suatu sistem yang menyediakan informasi bagi eksekutif mengenai kinerja perusahaan secara keseluruhan.

A. MODEL SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF
1. Dialog antara Eksekutif dengan SIE
Eksekutif memasukkan instruksi ke dalam sistem melalui menu, pilihan menu ditampilkan dengan mouse atau touch screen, informasi ditampilkan dalam bentuk tabel, grafik atau narasi.
2. Drill Down
Eksekutif dapat memulai dari gambaran sekilas dan kemudian secara bertahap mengambil informasi yang lebih rinci.
Konsep-konsep Manajemen
1. Faktor-faktor penentuan keberhasilan
2. Management by Exception : Manajemen terlibat jika sesuatu berjalan tidak sesuai rencana.
3. Model Mental
Model yang memungkinkan perorangan untuk membuat penilaian dan perkiraan, membuat keputusan dan mengendalikan pelasanaannya.
Keputusan Penerapan EIS
Banyak perusahaan yang memutuskan untuk menggunakan EIS didalam perusahaan mereka saat ini, hal ini disebabkan karena adanya :
- Perangkat lunak produktivitas perorangan
- Perangkat lunak EIS siap pakai
- Perangkat lunak EIS pesanan
Fakor-faktor penentu keberhasilan EIS
- Sponsor eksekutif yang mengerti dan berkomitmen
- Sponsor operasi
- Staf jasa informasi yang sesuai
- Teknologi informasi yang sesuai
- Manajemen data
- Keterkaitan yang jelas dengan tujuan bisnis
- Manajemen atas penolakan organisasi
- Manajemen atas oenyebaran dan evolusi sistem
Saran-saran untuk memperbaiki EIS :
- Mencatat transaksi informasi yang masuk
- Merangsang sumber-sumber bernilai tinggi
- Memanfaatkan peluang
- Menyesuaikan sistem pada perorangan
- Memanfaatkan teknologi
Trend EIS masa depan :
- Penggunaan SIE di perusahaan besar akan menjadi umum
- Terdapat kebutuhan akan perangkat lunak EIS khusus yang berharga murah
- SIM dan DSS masa depan akan tampak seperti EIS masa kini
- Eksekutif akan menjaga komputer dalam perspektif
SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA INFORMASI
Pendahuluan
• Jasa Informasi adalah area fungsional utama perusahaan yang terdiri dari analis sistem, programmer, pengelola database, spesialis jaringan, dan personil operasi.
• Sumber Daya Informasi perusahaan meliputi hardware, software, para spesialis informasi, pemakai, fasilitas, database dan informasi.
• Sistem Informasi Sumber Daya Informasi adalah suatu sistem yang menyediakan informasi mengenai sumber daya informasi perusahaan pada para pemakai diseluruh perusahaan.
• Manajer unit jasa informasi dikenal dengan istilah CIO(Chief Information Officer)
A. SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA INFORMASI

1. Subsistem Input Sistem Informasi Sumber Daya Informasi
a. Sistem Informasi Akuntansi
Mengumpulkan data internal yang menjelaskan unit jasa informasi dan data eksternal yang menjelaskan transaksi unit tersebut dengan para pemasoknya.
b. Subsistem Riset SDI
Melakukan kegiatan-kegiatan yang terdiri dari proyek-proyek riset di dalam perusahaan yang selanjutnya menentukan kebutuhan pemakai dan kepuasan pemakai.
c. Subsistem Intelijen SDI
Berhubungan dengan pengumpulan informasi dari elemen-elemen lingkungan perusahaan
2. Subsistem Output Sistem Informasi Sumber Daya Informasi
a. Subsistem perangkat keras
Menyiapkan output informasi yang menjelaskan sumber daya perangkat keras.
b. b. Subsistem perangkat lunak
Menyiapkan output informasi yang menjelaskan sumber daya parangkat lunak.
c. Subsistem SDM
Menyediakan informasi tentang spesialis informasi perusahaan.
d. Subsistem data dan informasi
Menyiapkan output yang menjelaskan sumber daya data dan informasi yang berada di database pusat
3. Subsistem sumber daya terintegrasi
Menyatukan informasi yang menjelaskan sumber daya perangkat keras, perangkat lunak, SDM, serta data dan informasi.
Tahapan mencapai manajemen kualitas dalam jasa informasi :
1. Mengidentifikasi pelanggan
2. Menentukan / mendefinisikan kebutuhan kualitas pelanggan
3. Menetapkan metrik kualitas
4. Mendefinisikan strategi kualitas jasa informasi
5. Menerapkan program-program kualitas jasa informasi
6. memantau kinerja kualitas jasa informasi
B. KEAMANAN SISTEM
Tujuan Keamanan Sistem : 1. Kerahasiaan
2. Ketersediaan
3. Integrita
C. STRATEGI PENGURANGAN BIAYA MANAJEMEN INFORMASI
Ø Konsolidasi
Ø Downsizing
Ø Outsourcing
